Reportasebanua.online, Banjarbaru – Dalam upaya menekan aksi balap liar yang sering terjadi di kawasan perkantoran Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Kalimantan Selatan, Polsek Cempaka menggelar patroli gabungan pada Jumat sore (1/11/2024), pukul 17.00 WITA.
![]() |
| Polsek Cempaka Amankan 11 Kendaraan Bermotor dalam Patroli Balap Liar di Area Perkantoran Setda Kalsel - Foto Humas |
Hasil dari operasi ini, polisi berhasil mengamankan 11 kendaraan roda dua yang diduga terlibat dalam kegiatan balap liar di lokasi tersebut. Mirisnya, sebagian besar pengendara adalah remaja di bawah umur.
Kapolres Banjarbaru, AKBP Dody Harza Kusumah, S.I.K., S.H., M.Si., melalui Kapolsek Cempaka, Iptu Ketut Sedemen, S.Ag., menyampaikan bahwa patroli gabungan ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari laporan masyarakat yang resah akan maraknya aksi balap liar di sekitar area perkantoran Setda Provinsi Kalsel.
“Kami mengamankan 11 unit kendaraan roda dua, di mana pengendaranya mayoritas adalah anak di bawah umur yang tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), menggunakan knalpot bising, dan banyak di antaranya yang tidak memasang plat nomor. Terhadap pelanggaran ini, kami lakukan tindakan tegas berupa tilang,” jelas Iptu Ketut.
Kapolsek Cempaka juga menghimbau kepada para remaja untuk tidak melakukan aksi balap liar, mengingat potensi bahaya yang bisa timbul, baik bagi mereka sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak-anak mereka, khususnya agar tidak memberikan izin bagi anak di bawah umur untuk mengendarai kendaraan bermotor.
“Kami berharap para orang tua lebih bijak dalam memberikan izin anak-anaknya membawa kendaraan, terutama yang belum cukup umur, demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.
Patroli ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi para pelaku balap liar dan mendorong kesadaran akan pentingnya keselamatan berkendara.
Polsek Cempaka menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawasi area rawan balap liar untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan tertib bagi seluruh warga masyarakat.
